Masalah karat pada mobil merupakan hasil korosi lewat proses oksidasi suatu logam dengan efek samping merugikan dan cepat menyebar. Jika kendaraan sudah terkena serangan karat, otomatis akan sulit terdeteksi dan berubah menjadi masalah besar jika tidak segera ditangani.
Meski saat ini sudah banyak mobil modern dilapisi bahan anti karat saat memproduksi. Namun, tidak semua area logam benar-benar berlapis, sehingga tidak ada risiko terkikis seiring bergantinya waktu dan masa pemakaian. Khususnya bagi pemilik yang tinggal di wilayah dengan tingkat mineral air tanah tinggi atau dekat pesisir pantai.
Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada melihat kendaraan kesayangan tampil menawan. Terkadang, ada satu ancaman yang sering mengintai setiap saat, yaitu masalah karat pada mobil. Kehadirannya bukan hanya berpotensi merusak estetika, namun juga menurunkan nilai jualnya. Itulah karena sebabnya mengapa penting bagi pemilik memahami penyebab timbulnya karat dan cara efektif untuk mengatasinya.
Mengatasi masalah karat, pada dasarnya sangat krusial, sebab karat bukan hanya merusak penampilan, namun juga mengancam struktur, keamanan, sekaligus nilai ekonomis sebuah kendaraan. Masalah ini bisa terjadi akibat reaksi kimia antara logam, oksigen, dan air (khususnya air hujan/garam). Jika dibiarkan, maka menggerogoti besi hingga keropos.
Selalu waspada jika ada bagian bodi mobil yang bergelombang atau menggelembung air, sebab ini merupakan bagian dari tanda awal karat. Bisa juga warna besi berubah merah pada bagian yang cat atau lapisan pelindungnya sudah mengelupas. Jangan sepelekan dan membiarkan berlarut-larut, segera bawa ke bengkel resmi dan terpercaya untuk melakukan tindakan perbaikan sesegera mungkin demi tampilan mulus dan fungsi guna seperti sediakala.
Karat menjadi musuh dan masalah umum yang sering muncul pada kendaraan, khususnya bagian bodi mobil yang terpapar air, debu, dan udara lembab terlalu sering. Sebelum mengetahui sekaligus memahami cara mengatasi, sebaiknya ketahui dulu apa penyebab, lewat penjelasan berikut.
Jika sudah paham, tentang penyebab dari masalah karat pada mobil. Langkah berikutnya segera temukan cara mencegah dan mengatasi agar karat yang ada pada kendaraan bisa hilang dan tidak kembali. Sebab jika dibiarkan, lama kelamaan akan mengganggu sekaligus menjauhkan dari atensi kendaraan idaman sehari-hari. Adapun beberapa cara yang bisa dilakukan, seperti.
Mencuci mobil teratur, penting sebagai upaya menjaga kebersihan bodi, sekaligus mengurangi kemungkinan timbul karat kembali. Sebab kotoran, debu, dan residu garam yang sudah menempel di bodi mobil, jadi penyebab timbulnya karat, apalagi jika dibiarkan terlalu lama.
Setidaknya usahakan mencuci setidaknya seminggu sekali atau lebih sering, apalagi jika sering mengendarai ke daerah berdebu, berlumpur, dan terkena garam khususnya berkendara di kawasan pantai.
Bukan hanya mencuci, jangan lupa bersihkan bagian bawah mobil. Karena area tersebut sangat rentan terhadap paparan karat. Usahakan pakai semprotan air bertekanan tinggi guna membersihkan bagian bawah dari kotoran dan debu menempel.
Pencegahan kedua, yaitu dengan merawat komponen engsel pintu lebih rutin. Salah satu cara tepat dengan memberi pelumas pada bagian engsel pintu mobil. Sebab, pemakaian mobil berulang kali jadi penyebab pelumas pintu mengering, sehingga perlu mengaplikasikan secara rutin.
Namun, jika dibiarkan terlalu lama, jadi pemicu menyebabkan timbulnya karat, khususnya pada bagian engsel. Tepatnya pada bagian tertutup, sehingga menjadikan karat tidak terdeteksi, kecuali jika pemilik melakukan pemeriksaan rutin.
Itulah mengapa sangat penting memperhatikan kondisi engsel pintu mobil dan melakukan perawatan tepat, supaya kendaraan tetap terbebas dari karat sekaligus menjaga nilai investasi jangka panjang.
Melapisi dengan lapisan anti karat, menjadi cara efektif berikutnya untuk mencegah karat. Lapisan ini biasanya tertera pada pada bagian bawah bodi dan area yang rentan terpapar karat. Baik pada sambungan logam. maupun sekitar lubang kunci. Adapun beberapa jenis lapisan yang umum digunakan, seperti cat anti karat, pelumas, dan film pelindung. Jangan sampai salah pilih! Pastikan gunakan produk anti karat berkualitas dan sesuai kebutuhan masalah pada kendaraan.
Jika menemukan goresan dan kerusakan bodi, segera lakukan perbaikan guna mencegah karat. Sebab goresan yang dibiarkan terbuka dalam jangka panjang, bisa jadi pintu masuk air dan menyebabkan karat. Usahakan segera lakukan pengecatan ulang, khususnya pada area rusak supaya bodi tetap terlindungi. Namun, jika kerusakannya sudah cukup parah, pertimbangkan mengganti panel bodi yang rusak dengan baru.
Walaupun pencegahan lebih mudah dilakukan daripada menghilangkan, terkadang mobil masih saja terkena karat walaupun sudah menjaga dengan baik dan tepat. Tenang, jangan khawatir! Sebab masih ada beberapa cara tepat menghilangkan masalah karat pada mobil. Adapun penjelasannya, seperti:
1. Pengamplasan dan Pengecatan Ulang
Untuk pengamplasan, utamakan pada bagian yang berkarat dan lakukan sampai bersih. Cara pertama ini, menjadi langkah awal menghilangkan karat, usahakan pakai amplas dengan butiran halus agar tidak merusak permukaan, sehingga aman dari karat.
Jika karat sudah mengamplas, kemudian bersihkan area dari debu dan kotoran, selanjutnya oleskan primer anti karat sebagai lapisan dasar. Jika primer mengering, lakukan cat ulang dengan cat sesuai warna mobil. Langkah terakhir, aplikasikan lapisan clear coat guna melindungi cat, sekaligus memberikan kilau di hasil pengecatan.
2 Oleskan Dempul
Mendempul menjadi opsi lain untuk menghilangkan karet. Hanya dengan mengoleskan dempul pada bagian korosi, jika sudah mengeras (kering) tinggal amplas permukaan sampai rata. Jika sudah selesai, kemudian bersihkan area debu dan kotoran akibat amplasan, kemudian oleskan primer anti karat.
Kemudian, biarkan primer mengering dan lakukan pengecatan ulang pada bagian dempul agar tampak seperti baru. Jangan lupa mengaplikasikan lagi clear coat guna melindungi hasil pengecatan.
3. Rust Remover
Menjadi salah satu produk khusus, dirancang khusus menghilangkan karat. Hanya tinggal ikuti petunjuk penggunaan tertera di kemasan, cukup ampuh mengaplikasikan rust remover di area berkarat.
Jika sudah, kemudian biarkan beberapa saat, dan bersihkan menggunakan kain bersih atau sikat. Apabila karat sudah menghilang, kemudian oleskan primer anti karat, cat ulang, danclear coat supaya melindungi permukaan yang telah diperbaiki.
4. Pencegahan Lebih Lanjut
Bukan hanya melakukan langkah-langkah di atas, penting melakukan pemeriksaan rutin pada bodi. Jangan lupa lakukan pengecekan bagian bawah, lipatan, dan area yang mudah terkena kotoran. Apabila sudah ada tanda-tanda awal, segera lakukan tindakan pencegahan dengan membawa ke bengkel langganan terpercaya.
Melakukan perawatan masalah karat pada mobil secara berkala, khususnya bagian kolong dan sasis, menjadi langkah krusial menjaga ketahanan maupun nilai kendaraan. Karat yang berasal dari reaksi kimia antara besi, oksigen, dan air yang dipercepat kotoran dan lumpur, jika dibiarkan terlalu lama akan menjadi masalah serius. Itulah mengapa melakukan pencegahan dan penanganan benar-benar wajib pemilik mobil perhatikan. Adapun kelebihan dari pelaksanaannya, seperti.
Mencegah dan menghilangkan karat mobil, jadi aspek penting dalam upaya menjaga penampilan sekaligus nilai jual kendaraan. Dengan mengikuti cara-cara sesuai penjelasan di atas, pemilik bisa menjaga mobil agar tetap terawat dan terlindungi dari korosi penyebab karat. Ingatlah untuk melakukan perawatan dengan datang langsung bengkel resmi untuk perbaikan, agar masalah karat pada mobil tidak menjalar dan merepotkan kembali.
AGYA |
|
| 1.2 G CVT | IDR 216.600.000 |
| 1.2 G CVT (TCO) | IDR 217.150.000 |
| 1.2 G CVT Stylix (TCO) | IDR 220.450.000 |
ALPHARD |
|
| NEW 2.5 G CVT | IDR 1.398.000.000 |
| NEW 2.5 G CVT Premium | IDR 1.401.500.000 |
| NEW 2.5 Hybrid CVT | IDR 1.651.300.000 |
| NEW 2.5 Hybrid CVT Premium | IDR 1.654.300.000 |
AVANZA |
|
| 1.3 E MT | IDR 260.000.000 |
| 1.3 E CVT | IDR 273.500.000 |
| 1.5 G MT | IDR 280.900.000 |
| 1.5 G CVT | IDR 294.500.000 |
CALYA |
|
| 1.2 G MT | IDR 204.000.000 |
| 1.2 G AT (TCO) | IDR 218.500.000 |
| 1.2 G AT Luxury | IDR 219.800.000 |
FORTUNER |
|
| SRZ 2.7 GR 4x2 AT Bensin | IDR 595.100.000 |
| SRZ 2.7 GR 4x2 AT Bensin Prem | IDR 597.700.000 |
| SRZ 2.7 GR 4x2 AT Bensin 2 Tone | IDR 599.600.000 |
| VRZ 2.8 GR TSS 4x2 AT Diesel | IDR 639.800.000 |
| VRZ 2.8 GR TSS 4x2 AT Diesel Prem | IDR 642.700.000 |
| VRZ 2.8 GR TSS 4x2 AT Diesel 2 Tone | IDR 644.400.000 |
| VRZ 2.8 4x4 AT Diesel | IDR 703.100.000 |
| VRZ 2.8 GR TSS 4x4 AT Diesel | IDR 730.000.000 |
HIACE |
|
| 3.0 Commuter (16 seat) | IDR 591.600.000 |
| 2.8 Premio (10 seat) | IDR 682.800.000 |
HILUX DC |
|
| 2.4 E 4X4 MT | IDR 455.100.000 |
| 2.4 G 4X4 MT | IDR 487.400.000 |
| 2.4 V 4X4 AT | IDR 540.800.000 |
HILUX RANGGA |
|
| Pickup 2.0 Std MT Bensin | IDR 213.500.000 |
| Pickup 2.0 Std MT 3 Way Bensin | IDR 214.400.000 |
| Pickup 2.0 High MT Bensin | IDR 234.700.000 |
| Pickup 2.4 Std MT Diesel | IDR 266.200.000 |
| Pickup 2.4 Std MT 3 Way Diesel | IDR 267.000.000 |
| Pickup 2.4 High MT Diesel | IDR 299.200.000 |
| Pickup 2.4 High AT Diesel | IDR 319.300.000 |
INNOVA ZENIX |
|
| 2.0 G CVT | IDR 425.700.000 |
| 2.0 G CVT Prem | IDR 428.600.000 |
| 2.0 V CVT | IDR 467.300.000 |
| 2.0 V CVT Prem | IDR 470.000.000 |
| 2.0 G HEV CVT | IDR 478.700.000 |
| 2.0 G HEV CVT Prem | IDR 481.500.000 |
| 2.0 V HEV CVT Modelista | IDR 548.200.000 |
| 2.0 V HEV CVT Modelista Prem | IDR 551.200.000 |
| 2.0 Q HEV CVT Modelista | IDR 621.300.000 |
| 2.0 Q HEV CVT Modelista Prem | IDR 623.800.000 |
KIJANG INNOVA |
|
| 2.4 G MT Diesel | IDR 406.000.000 |
| 2.4 G AT Diesel | IDR 425.400.000 |
RAIZE |
|
| 1.2 G CVT | IDR 267.400.000 |
| 1.0 Turbo G CVT | IDR 284.900.000 |
| 1.0 Turbo GR CVT | IDR 298.100.000 |
| 1.0 Turbo GR CVT 2 Tone | IDR 300.500.000 |
| 1.0 Turbo GR CVT TSS 2 Tone | IDR 320.700.000 |
RUSH |
|
| 1.5 G MT | IDR 299.800.000 |
| 1.5 G AT | IDR 309.800.000 |
| 1.5 GR Sport MT | IDR 313.900.000 |
| 1.5 GR Sport AT | IDR 323.700.000 |
VELOZ |
|
| 1.5 V HEV | IDR 281.000.000 |
| 1.5 V HEV Prem | IDR 283.000.000 |
| 1.5 Q HEV | IDR 299.000.000 |
| 1.5 Q HEV Prem | IDR 300.000.000 |
| 1.5 Q HEV Modelista | IDR 323.000.000 |
| 1.5 Q HEV Modelista Prem | IDR 324.000.000 |
| 1.5 Q HEV Modelista 2 Tone | IDR 325.000.000 |
| 1.5 Q HEV Modelista 2 Tone Prem | IDR 327.000.000 |
| 1.5 Q HEV TSS Modelista | IDR 354.000.000 |
| 1.5 Q HEV TSS Modelista Prem | IDR 355.000.000 |
| 1.5 Q HEV TSS Modelista 2 Tone | IDR 356.000.000 |
| 1.5 Q HEV TSS Modelista 2 Tone Prem | IDR 358.000.000 |
VOXY |
|
| 2.0 AT Premium | IDR 627.500.000 |
YARIS CROSS |
|
| G 1.5 HEV CVT | IDR 361.000.000 |
| G 1.5 HEV CVT Prem | IDR 363.000.000 |
| G 1.5 HEV CVT 2 Tone | IDR 365.000.000 |
| G 1.5 HEV CVT 2 Tone Prem | IDR 366.000.000 |
| S 1.5 CVT TSS GR | IDR 418.800.000 |
| S 1.5 CVT TSS GR Prem | IDR 421.400.000 |
| S 1.5 HEV CVT TSS GR | IDR 457.900.000 |
| S 1.5 HEV CVT TSS GR Prem | IDR 460.300.000 |
| S 1.5 HEV CVT TSS GR 2 Tone | IDR 461.600.000 |
| S 1.5 HEV CVT TSS GR 2 Tone Prem | IDR 462.600.000 |